Minggu, 29 Juni 2014

Semua ada masanya

Ga terasa sampai lagi dibulan Ramadhan, seperti menghitung jari, bulan Ramadhan tahun lalu berlalu dan hari ini bisa berjumpa lagi, Alhamdulillah. Ramadhan oh Ramadhan. Ramadhan tahun lalu seperti berjalan menapak duri, menyakitkan tapi terlewati dengan indah. Ramadhan tahun lalu aku kehilangan, dan Ramadhan tahun ini, semoga aku bisa menemukan, menemukan yang ingin kutemukan. Meskipun aku belum juga menemukan, tapi aku percaya jika memang sudah masanya menemukan, pasti kutemukan. Bukankah semua ada masanya, masa bersinar untuk matahari, masa kegelapan dimalam hari, hujan pun punya masa untuk turun dengan deras atau hanya rintik2, begitu juga perasaan, ada masanya kita bersedih, ada masanya untuk kita bahagia, ada masanya untuk kita menangis dan tertawa. Bulan Ramadhan pun, punya masanya sendiri, untuk berlalu dan habis, untuk kemudian ada lagi saat sudah tiba masanya datang. Semua ada masanya, kawan.

Aku seringkali lupa bahwa hidup ini pun punya masanya, dimana semua yang ada akan menjadi tiada jika telah sampai pada masanya. Saat dilanda kesedihan, aku seperti lupa bahwa kesedihan pun punya masanya, aku melupa saking merananya, mungkin aku yang terlalu lebay mengekspresikan kesedihan, tapi ya begitu. Padahal, kesedihan itu ada hanya untuk digantikan dengan kebahagiaan, mana kita tahu apa itu kebahagiaan kalo kita ga pernah ngrasain kesedihan. Sama halnya saat kita kehilangan, kita tidak akan pernah tau arti menemukan kalo kita saja ga pernah kehilangan. Eh, kata kitanya diganti aku aja, biar saat baca tulisan ini ga ada yang nyletuk bilang, "kita? Elu aja kali" ahaha.

Ramadhan tahun lalu, terasa begitu spesial, aku menemukan diriku sendiri, aku bisa bicara pada diri sendiri, aku benar2 menjadi diriku sendiri, mungkin memang sudah masanya aku merasa seperti itu, dan aku berharap bisa bertemu lagi dengan Ramadhan tahun ini dengan suasana yang selalu baru, dengan keadaan yang semakin baik, begitu juga untuk Ramadhan2 berikutnya, sampai tiba masa, dimana aku pergi dan tak bisa berjumpa lagi.

Hidup memang harus terus berjalan, tapi terkadang, adakalanya kita perlu berhenti sejenak untuk sekadar menatap, menatap masa lalu mungkin, atau,,,, untuk sekedar menyusun rencana selanjutnya lalu kemudian melangkah lagi, seperti sebuah buku yang kadang harus berhenti sejenak untuk melanjutkan ke bab berikutnya. Seperti cinta, kita tidak akan pernah tau apakah itu benar2 cinta sejati kita atau hanya sekedar cinta biasa, kita butuh berhenti untuk mengoreksi, dan bertanya pada diri sendiri, apakah cinta sejati itu harus memiliki, jika iya, lalu apa? Apakah setelah memiliki kemudian selesai? Mungkin juga tidak, karna cinta sejati tak punya masa, hanya saja perasaannya yang mempunyai masa, masa untuk berubah2. Tapi terkadang, cinta sejati adalah tentang melepaskan, melepaskan seseorang yang mungkin tidak bisa bahagia dengan kita atau justru kita yang tidak bisa membuatnya bahagia, melepaskan memang menyakitkan tapi menahannya tetap bersama kita akan jauuuuuuh lebih menyakitkan. Hidup memang begitu rumit, kadang menurut kita tidak adil, tapi sungguh sangat adil jika kita mau memikirkannya sekali lagi. Semua ada masanya, jika berjodoh Alloh sendiri yang akan menyatukan cinta sejati kita, dengan caraNya. Jika tidakpun, Alloh sendiri yang akan memberitahu kita bahwa cinta sejati itu ada disana bukan yang ini, dengan caraNya, indah bukan? Berhentilah dulu, jika memang ini terasa melelahkan, kemudian berjalanlah lagi, jalanilah terus, semua ada masanya.

Ramadhan yang indah, bulan yang penuh berkah, semoga kita dimudahkan dalam beribadah. Satu lagi, puasa yang kita jalani juga punya masa, kita tidak mungkin puasa seharian penuh, sebulan penuh, tanpa makan dan minum, bukan? ada masa untuk berbuka setelah seharian berjuang menahan hawa nafsu, makan, dan minum, kebayang kan nikmatnya? rasanya itu,,,,, sesuatu bingit. Ibaratkan saja menemukan jodoh itu seperti puasa, menahan diri untuk kemudian berbuka dengan yang halal, hiyaaaa.

Semua ada masanya, kalem aja
 photo 36_1_1_zpsc487cae1.gif photo 36_1_1_zpsc487cae1.gif photo 36_1_1_zpsc487cae1.gif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Half Purple and Blue Butterfly