Rabu, 30 Oktober 2013

Surat TeRbuka untukmu


Dear Someone,,,
Lekaslah kembali. Aku masih ingin bertengkar denganmu. Membuat suasana memanas seperti adegan perang Bharatayudha. Haha, tentu ini keinginan bodoh. Apa kamu ingat, kadang kita ini seperti bumi dan bulan yang saling mencintai dengan jaraknya. Aku mencintaimu, meski mungkin kamu tidak pernah menyadarinya. Meskipun kita (benar benar) jauh, tapi kita hanya mampu mencintai diam-diam. Benar-benar seperti bumi dan bulan. Dan kamu tau, diantara bumi dan bulan selalu ada bintang-bintang yang berserakan. Kadang pertengkaran ibarat bintang, menghambur berserakan “mengotori” langit, tetapi itu justru yang membuat malam lebih berkesan : )


Kamis, 24 Oktober 2013

Not action, Talk onLy



يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ .. كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan” (QS. Ash Shaff: 2-3)

Menurut Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir..
Ini merupakan pengingkaran orang yang membuat janji atau mengatakan sesuatu dan tidak melaksanakannya, Oleh karena itu diantara ulama salaf ada yang menjadikan ayat ini sebagai dalil bahwa memenuhi janji itu wajib secara mutlak, baik janji tersebut mengakibatkan hukuman bagi yang berjanji, ataupun tidak. Mereka juga beralasan dengan hadits yang tercatat dalam ash-Shahiihain, dimana Rasulullah SAW telah bersabda, "Tanda-tanda orang munafik itu tiga, : bila berjanji dia ingkar, bila berkata dia dusta, dan bila dipercaya dia khianat".
 
Dalam hadits lain disebutkan, "Ada empat perkara yang apabila (semuanya) ada pada diri seseorang, maka ia menjadi munafiq tulen. Dan barang siapa salah satunya ada padanya, maka (dikatakan) ia memiliki satu ciri dari orang munafiq, hingga dia meninggalkannya" (HR. Muttaffaq alaih)

Saat ini banyak manusia sering untuk menyuruh yang ma'ruf maupun meninggalkan yang munkar, namun mereka sendiri tidak melaksanakan apa yang mereka perintahkan/anjurkan. 

Jangan sampai kita seperti lilin, yang menerangi sekitar tapi justru membakar dirinya sendiri. Hanya bisa menasehati, tapi enggan melakukan, Not action, talk only. Karena sejatinya yang paling membutuhkan nasehat-nasehat yang kita berikan,,,adalah diRi kita SendiRi.

Selasa, 22 Oktober 2013

Cinta ini Untukmu,,,


Ini untukmu,,, aku tidak bisa menjelaskan perasaan ini, entah kenapa,,,. Kamu harus tau bahwa kadangkala rasa sayang yang sebenarnya dan cinta yang begitu tulus bisa menciptakan kebencian yang tidak terhingga. Apapun yang akan terjadi, aku hanya ingin kamu tau, AKU MENCINTAIMU tanpa alasan tanpa kenapa dan tanpa pertanyaan lainnya, itu saja! Begitu banyak keterbatasan yang aku punya membuatku tak mampu mengatakannya langsung padamu. Walaupun kamu pergi dengan jejak luka, tapi aku akan selalu ingat bahwa kamu pernah hadir dengan banyak keindahan. Aku mencintaimu,,,,, 

Cinta (Kahlil Gibran) 


kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat


ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.


Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.


Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.


Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”


Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.


Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.


Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku sendiri ”
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.


Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.


Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.


kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau sadari



Minggu, 20 Oktober 2013

Dosa - Dosa




10 Macam Dosa Besar menurut Al Quran (Wisata Hati Ust. Yusuf Mansyur)

Dosa adalah tindakan yang melanggar norma atau aturan yang telah ditetapkan Allah. Hanya sekedar mengingatkan, bukan untuk menggurui. Apa sajakah yang termasuk 10 macam dosa besar menurut Al Quran?

1. Syirik (Menyekutukan Allah SWT).
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya". (An Nisaa: 48).

Dan Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga". (Al Maidah: 72)

2. Berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah SWT.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".(Yusuf: 87).

3. Merasa aman dari ancaman Allah SWT.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi." (Al A'raaf: 99)

4. Berbuat durhaka kepada kedua orang tua.
Karena Allah SWT mensifati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy 'orang yang sombong lagi celaka'.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka". (Maryam: 32).

5. Membunuh.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya". (An Nisaa: 93).

6. Menuduh wanita baik-baik berbuat zina.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar". (An Nuur: 23)

7. Memakan riba.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila". (Al Baqarah: 275)

8.Lari dari medan pertempuran.
Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman :
"Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya". (Al Anfaal: 16)

9. Memakan harta anak yatim.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman :
"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)". (An Nisaa: 10)

10. Berbuat zina.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu". (Al Furqaan: 68-69)

Cara menghapus dosa besar:
Di dalam Al Quran di sebutkan bahwa Allah akan mengampunkan semua dosa kecuali syirik artinya dengan taubat nashuha dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut insya Allah akan diampunkan dan apabila dosa yang berkaitan dengan manusia misalnya kedzoliman maka harus meminta maaf kepada orang di dzolimi. Wallahu'alam.

Ya Allah semoga Engkau mau mengampuni dosa kami semua Ya Allah. Kepada siapa lagi Ya Allah aku meminta ampun selain kepadamu Ya Rabb.

Aamiin Ya Rabbal'alamiin.



Ada kisah yang aku baca dari bukunya Jamil Azzaini tentang dosa, ada seseorang sebut saja X datang mengadu pada ulama, dengan menangis tersedu dia menceritakan bahwa dia memiliki dosa yang sangat besar, dan dia sangat berharap mendapat pencerahan tentang bagaimana caranya bertaubat dari dosa yang besar itu, seseorang yang lain sebut saja Y mendengar percakapan itu, kemudian berujar bahwa dia bersyukur karna tidak pernah melakukan dosa besar, wihhhh. Ulama yang bijak itu kemudian mengajak bicara 2 orang tadi, X dan Y, ulama tersebut menyuruh X mencari batu besar yang beratnya 1kg dan menyuruh Y mengumpulkan batu batu kecil dengan berat yang sama 1kg. Setelah beberapa saat mereka kembali kepada ulama dengan batu batu yang mereka bawa, X dengan 1 buah batu besar dengan berat 1kg dan Y dengan batu batu kecilnya seberat 1kg, kemudian ulama itu bertanya pada X, "Jika Saya menyuruh kamu mengembalikan batu itu ketempat semula, apakah kamu masih ingat?"  X menjawab "tentu saja ingat". pertanyaan yang sama ditanyakan kepada Y, dengan menunduk Y menjawab " saya lupa dimana saja saya mengambil batu batu kecil itu". Ini cerita dengan versi sendiri, yang intinya sama bahwa jangan pernah kita menyepelekan dosa dosa kecil, karna dosa dosa kecil yang kita lakukan setiap hari semakin hari semakin banyak dan boleh jadi kita tidak menyadarinya karna kita merasa nyaman melakukannya. Sama halnya ketika kita memanasi air dengan panas api yang kecil, semakin lama akan mendidih juga bahkan boleh jadi apinya yang membesar dan membakar kita, Nah looo! Jaga diri dari melakukan dosa besar dan bentengi diri agar tehindar dari rasa nyaman melakukan dosa dosa kecil. Hati-hati!!!



Half Purple and Blue Butterfly