يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ
تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ .. كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا
مَا لَا تَفْعَلُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan” (QS. Ash Shaff: 2-3)
Menurut Ringkasan Tafsir Ibnu
Katsir..
Ini merupakan pengingkaran orang yang membuat janji atau
mengatakan sesuatu dan tidak melaksanakannya, Oleh karena itu diantara ulama
salaf ada yang menjadikan ayat ini sebagai dalil bahwa memenuhi janji itu wajib
secara mutlak, baik janji tersebut mengakibatkan hukuman bagi yang berjanji,
ataupun tidak. Mereka juga beralasan dengan hadits yang tercatat dalam
ash-Shahiihain, dimana Rasulullah SAW telah bersabda, "Tanda-tanda orang
munafik itu tiga, : bila berjanji dia ingkar, bila berkata dia dusta, dan bila
dipercaya dia khianat".
Dalam hadits lain disebutkan, "Ada empat perkara yang apabila (semuanya)
ada pada diri seseorang, maka ia menjadi munafiq tulen. Dan barang siapa salah
satunya ada padanya, maka (dikatakan) ia memiliki satu ciri dari orang munafiq,
hingga dia meninggalkannya" (HR. Muttaffaq alaih)
Saat ini banyak manusia sering untuk menyuruh yang ma'ruf maupun
meninggalkan yang munkar, namun mereka sendiri tidak melaksanakan apa yang
mereka perintahkan/anjurkan.
Jangan sampai kita seperti lilin, yang menerangi sekitar tapi justru membakar dirinya sendiri. Hanya bisa menasehati, tapi enggan melakukan, Not action, talk only. Karena sejatinya yang paling membutuhkan nasehat-nasehat yang kita berikan,,,adalah diRi kita SendiRi.