Kamis, 09 Juni 2016

Ramadhan kali ini

Ini menjadi Ramadhan kedua yang aku lewati ditanah rantau, ribuan kilometer jauhnya dari kampung halaman, berbeda ruang dan waktu dengan keluarga disana. Namun, ada yang berbeda dengan Ramadhan tahun lalu di rantau juga, Ciamis Jawa Barat. Saat itu aku masih sendiri alias belum menikah, dan Ramadhan kali kedua ditanah rantau yang berbeda, aku sudah menikah, tadaaaaaaaa. Tapi, aku jauh dr cumi (baca:suami) :(

Antara Jakarta dan Denpasar, itu yang sedang aku rasakan, itu hadiah hebat buat aku dan cumi buat pernikahan kami, 3minggu setelah menikah SK mengantarkan aku terbang jauh kesini, Denpasar Bali. Aku tidak akan menuliskan bagaimana rasanya menjalani pernikahan beda pulau, karena rasanya nano-nano banget, tapiiiii......sejauh ini aku dan cumi masih bisala mengkondisikan keadaan, melewati hari sampai ketemu Ramadhan hari ini, alhamdulillah yaa... Semoga aku dan cumi bisa terus berjuang bersama, memperjuangkan bahagia kita. Semangat.....

Ramadhanku disini, ga kalah seru dengan ramadhanku di tempat sebelumnya, ada teman-teman yg seru, teman-teman kantor dan diluar kantor, teman yang bisa jadi sahabat paling dekat, teman yang senasib sepenanggungan karena sama2 merantau ribuan kilometer jauhnya dari daerah asal. Semua temanku disini seperti keluarga kedua, mereka menjadi tempat minta tolong, menjadi tempat berbagi, menjadi tempat tumpahnya cerita, menjadi apa saja sesuai kondisi. Mereka super sekali, dan aku juga akan berusaha menjadi seperti itu untuk mereka. Terima kasih kawannn.....

Ramadhan kali ini, harus bisa lebih baik lagi. Harus bisa jaga diri, jaga hati. Semoga segera didekatkan dengan cumi...... Aamiin :)

Ramadhan kali ini, aku di Denpasar - Bali.

Jumat, 03 Juni 2016

Aku selalu punya cerita

Jika ada orang yang bisa memuji sekaligus menikam mati
Mungkin harus ditanya apa dia punya hati
Jika ada orang yang sanggup memberikan sejuta harapan untuk kemudian dijadikan pesakitan
Mungkin dia lupa bahwa kita sama2 manusia yang diciptakan dari satu Tuhan

Waktu sudah lebih cepat berlalu
Tapi luka ini masih melebam ngilu
Seribu kata maaf tak akan sanggup memulihkan luka
Semua akan dikembalikan dengan rasa yang sama
Entah esok atau lusa
Dan akan ada saatnya
Mereka sadar, bahwa ke"aku"an mereka melukai hati

Lihat, aku selalu pantas untuk bahagia
Meski berkali kali jatuh terluka
Lihat, aku masih bisa berlari kencang
Meski kamu pernah membuat hidupku pincang
Dan Lihatlah, aku selalu punya cerita

Kamis, 02 Juni 2016

Catatan kecil

Pernahkah dituduh melakukan apa yang tidak sama sekali kamu lakukan? Pernahkah menjadi korban yang lebam oleh prasangka-prasangka buruk orang lain terhadapmu? Pernahkah menjadi pesakitan yang ditusuk dari belakang tanpa aba-aba? Pernahkah ditinggalkan tanpa penjelasan? Aku pernah, sering malah. Rasanya memang marah, jengah, juga sedih. Itu wajar, bagaimanapun orang hanya bisa berkomentar tanpa mau tau mana yang benar. Awalnya memang susah buat Nerima, apalagi harus pura-pura tidak tau dan menganggapnya angin lalu, itu susah. Mau menjelaskan bagaimana juga kalau orang lain terlanjur tidak suka sama kita, mau buat apa, akan percuma. Mmmmmmhhh... apa si yang membuat orang lain tidak suka? Bahkan terlanjur tidak suka, itu mungkin bisa jadi bahan koreksi kedalam diri kita sendiri. Kenapa? Ada apa? Apa yang salah dengan kita? Bermuhasabahlah......

Jika ternyata tuduhan itu tak berujung pada sesuatu yang nyata, semua akan menghilang dengan sendirinya. Jika ternyata sangkaan itu tak terbukti, ada saatnya mereka akan malu sendiri. Jika ternyata tidak suka itu muncul dari rasa iri yang tak seharusnya, semua akan berlalu tanpa banyak tanya. Jika yang menusuk dari belakang memang orang yang tak punya nyali, biarkan mereka dihantui oleh kesalahannya sendiri. Jika menyakiti tanpa penjelasan membuat mereka senang, menghilanglah untuk menang. Jika kebaikanmu tak pernah dianggap tulus, lakukan saja terus. Aku mengalaminya, aku pernah merasakannya, aku terluka? Iya, aku terluka. Tapi ada dendam positif dalam diriku untuk menjadi lebih baik dari keburukan yang ditujukan kepadaku. Keburukan yang hanya sangkaan saja akan berakhir pahala untuk kita, insyaAlloh....

Catatan kecilnya,,,,Maafkanlah mereka, meskipun kamu mampu membalasnya.....

Half Purple and Blue Butterfly