Jumat, 27 September 2013

Dunia meMang Penting, Tapi bukan pRioRitas



Dulu, aku sangat ingin punya banyak uang, punya tabungan dengan angka yang diikuti banyak nol, punya rumah sendiri, mobil sendiri, investasi dimana mana, dan segala hal yang wahhh ingin aku miliki. Tapi kemudian aku berpikir, memangnya setelah aku punya deretan keinginan itu terus aku mau apa? Mau apa coba? Apa hidup hanya untuk mengumpulkan keinginan demi keinginan, apa hidup hanya utk kerjakeras bantingtulang mengumpulkan harta dan mengabaikan arti bahagia yg sebenarnya, yang setelah tercapai kemudian bingung selanjutnya bagaimana, apa masih sempat kita menikmatinya atau hanya jadi warisan utk ahli waris kita. Manusia memang tidak pernah puas, dan aku manusia biasa.

Dunia memang penting, tapi kalo mau dipikir lebih dalam lagi itu bukan prioritas. Coba ingat lagi saat kita lahir, pernahkah ibu yang melahirkan kita bercerita bahwa saat kita lahir kita membawa emas membawa uang membawa semua harta benda tak ternilai, tidak kan? Dan apa pernah kita mendengar ada manusia lahir dengan membawa harta, tentu tidak ada! Aku, kamu dan kita semua lahir tanpa membawa apapun, pun tidak berpakaian sama sekali. Hidup pun begitu, kita sebenarnya tidak memiliki apapun, semua titipan, yang nantinya akan diambil sama yang punya, pasti! Termasuk badan ini, tubuh ini juga titipan, suatu saat akan diambil, entah kapan tapi pasti. Lalu pertanyaannya, apa masih pantas kita sombong atas semua titipan ini? Apa masih bisa kita serakah mengejar dunia dan menumpuknya? Yang harus kita khawatirkan itu pertanyaan Alloh setelah mati, Bukan pertanyaan manusia mengenai apa apa yang kita punya semasa kita hidup.


Dunia memang penting, tapi bukan prioritas. Kita boleh boleh saja mencari sebanyak banyaknya harta, genggamlah sebanyak yang kita bisa, tapi ingatlah, seperti kita menggenggam pasir, semakin banyak kita menggenggamnya akan semakin banyak yang lepas dan jatuh dr genggaman. Hidup kita tdk hanya didunia ini, ada kehidupan abadi yang menanti kita setelah ini. Raihlah duniamu, jangan serakah! Ingatlah, prioritasmu bukan itu. Mengutip pernyataan Felix “Bukan dunia yang kita kejar, namun keabadian surga. Bersabarlah sebentar walau yg fana begitu menarik mata”. Keep Praying!
 

Senin, 16 September 2013

Belajar Menjahit utk Pemula: PeRsiapan



Persiapannya adalah menyiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan utk kegiatan menjahit. Ini ni yang aku siapkan,,,

1. Mesin jahit, ga harus beli baru beli yg second jg gpp, trus sesuaikan kebutuhan, mau pake mesin jahit manual ato mesin jahit portable.
2. Pita ukur, utk mengambil ukuran. Nanti akan aku tulis cara mengambil ukuran versi aku, karna katanya kalo salah ngambil ukuran bakal berasa salah pake baju hehe.

3. Penggaris khusus jahit, bentuknya satu siku satunya agak lengkung, bisa dibeli di toko alat jahit harganya juga murah.

4. Kertas karton atau kalo mau lebih hemat pake kertas Koran bekas, utk membuat pola baju yang akan dijahit.

5. Pensil jahit, biasanya warnanya biru sama merah doang, utk membedakan gambar pola depan dan pola belakang. Bisa diganti spidol kalo dirasa kurang jelas.

6. Gunting, utk menggunting pola yang sdh digambar dan menggunting kain sesuai pola.

7. Benang jahit, banyak macemnya, harganya juga variasi, belinya sesuai sm warna bahan kain yg akan dijahit aja dulu.

8. Bahan kain, bisa beli yang murah dulu utk percobaan.

9. Jarum pentul, isolasi/lem, kapur jahit, rader dan kertas karbon. Ini sebagai tambahan aja si, fungsinya untuk mempermudah pengerjaan membuat pola sampai penjahitan gitu :D

Semangad! semangad! Ayo belajar menjahit, jangan belajar menjahat melulu hahaha,,,, pisss!



Minggu, 15 September 2013

pRoLog


Ini tentang mimpi masa kecilku, sejak aku duduk dibangku sekolah dasar, aku suka ngliatin tetanggaku ngrajut ngrajut bikin taplak meja bikin alas vas bikin syal bikin tas, dari benang wol dari benang rajut, dari suka ngliatin aku jadi belajar, dan pas aku SMP aku ada pelajaran itu, nama pelajarannya tata busana, aku paling suka pelajaran itu. Aku jadi bisa belajar bikin banyak kerajinan tangan, dulu aku sempet njualin hasil karyaku, wihhhhh. Yang paling laris dulu bandana rajut sama tas rajutku, setiap pulang sekolah aku selalu langsung pulang untuk ngerjain pesenan, ditambah temen2 adikku juga pada ikutan beli karna adikku pake sebagai promosi hahaha, dan hasilnya lumayan bisa buat bayar SPP sekolah. Sebenarnya aku sudah bisa cari duit sendiri dari aku SMP, itu kenapa aku jadi terbiasa sampai sekarang, terbiasa mandiri.

Dari hal hal kecil itu, aku punya cita cita masuk ke sekolah kejuruan tata busana setelah aku lulus SMP nanti, ceritanya aku ingin memperdalam ilmu hihihi, aku ingin bisa jahit, bisa bikin baju sendiri, trus kujualin, yang lebih muluk lagi aku ingin punya semacam rumah fashion ato semacam butiq gitu, dan aku pajang hasil karyaku semua, hahaha, ini hanya tentang mimpiku waktu itu, mimpi yang harus kandas saat setelah lulus SMP, bapakku menginginkan aku masuk ke sekolah kejuruan bisnis, jurusan akuntansi. Kalo aku ga mau sekolah disitu, aku tidak akan disekolahkan, sebagai anak yang baik jadilah aku sekolah di jurusan akuntansi, daripada aku tidak sekolah hayooo hahaha, dan harus membiarkan mimpiku kabur dan berlalu, gambar gambar model pakaian yang kubuat ikut diloakkan bersama buku buku bekas lainnya, huhu.

And Now, aku ingin kembali kemasa itu, aku ingin membangun kembali mimpi mimpi yang terabaikan dan berserakan dimasa itu, meskipun aku harus belajar otodidak, browsing sendiri praktek sendiri, ini karna dilema jamkerja VS jamkursus, dan aku harus mengorbankan waktu libur kerjaku untuk membantu dirumah jahit sodaraku demi mencuri ilmu hahahahahah,,,,, bukan mencuri la yaaahhh, tapi membantu sambil belajar, itu bahasa elegannya hehe.




Ini mesin jahit pertamaku, JaguarJ21, aku harus mengambil celenganku dalam dalam demi beli mesin ini, tadinya aku ingin cari merk Janome, tapi di kotaku ga ada, jadilah aku beli mesin ini, mesin ini buatan jepang, mesin jahit portable, harganya 1,2 juta dengan lima pola jahitan dan otomatis lubang kancing, berat mesin 4,9 kg, hemat listrik pula, kekurangannya cuma satu, ga bisa dipakai kalo listrik mati, itu aja si yang baru kutemuin hehe. Menurutku ini cukup untuk pemula seperti aku, aku bisa pakai mesin ini setelah aku punya sendiri, diajarin juga ko sm toko penjual cara pakai mesinnya.



Dan ini gambar desain amatiran, hahaha. Dulu aku pinter bikin gambar macam ini, tapi karna ud saking lamanya, jadilah pengulangan macem begini ini gambarnya acakadut. Don’t worry la yahhh, ini akan jadi proyek pertamaku cieeeeee, baju utk diri sendiri si hahaha. Gambar pertama aku niru model pakaian yang aku liat ditoko, baju branded, kalo yg kuliat aplikasinya pake belt dan panjang dressnya smpai lutut, yang akan aku buat aplikasinya pake bunga rajut handmade dan panjang dressnya sampai matakaki wihhhhhhhh *s*,,,, biar ada bedanya hahaha. Gambar kedua aku niru model batik dimajalah, longdress tanpa lengan jadi innernya, luarannya model bolero, yang membedakan panjang dresnya sm motif yang akan aku pakai hehe. Trus gambar ketiga, itu baju tidur seksi euyyy, aku mau niru model baju tidur yang dipakai Shandy Aulia difilm Hantu Rumah Kentang hihi, dan nanti aku mau berkreasi di aplikasi bajunya. Kalo sudah jadi semua akan aku abadikan diBlog ini sebagai hasil karya pertama, eciyeeeee.

Aku akan mulai menulis ilmu yang aku dapatkan disini, semua tentang proses belajar menjahitku, mungkin aku tidak punya bakat yang hebat, tapi aku punya niat yang kuat untuk belajar. Karna aku ingin membangun mimpi masa kecilku dulu, sedikit demi sedikit. Dan aku akan berproses selangkah demi selangkah menuju mimpiku itu, semoga terwujud yaaaa aamiin,,, antisipasinya, kalopun tidak terwujud minimal aku bisa jual produkku, yessss!!!

Half Purple and Blue Butterfly