Dulu, aku sangat ingin punya banyak uang, punya tabungan dengan angka yang diikuti banyak nol, punya rumah
sendiri, mobil sendiri, investasi dimana mana, dan segala hal yang wahhh ingin
aku miliki. Tapi kemudian aku berpikir, memangnya setelah aku punya deretan
keinginan itu terus aku mau apa? Mau apa coba? Apa hidup hanya untuk
mengumpulkan keinginan demi keinginan, apa hidup hanya utk kerjakeras
bantingtulang mengumpulkan harta dan mengabaikan arti bahagia yg sebenarnya,
yang setelah tercapai kemudian bingung selanjutnya bagaimana, apa masih sempat
kita menikmatinya atau hanya jadi warisan utk ahli waris kita. Manusia memang
tidak pernah puas, dan aku manusia biasa.
Dunia memang penting, tapi kalo mau
dipikir lebih dalam lagi itu bukan prioritas. Coba ingat lagi saat kita lahir,
pernahkah ibu yang melahirkan kita bercerita bahwa saat kita lahir kita membawa
emas membawa uang membawa semua harta benda tak ternilai, tidak kan? Dan apa
pernah kita mendengar ada manusia lahir dengan membawa harta, tentu tidak ada!
Aku, kamu dan kita semua lahir tanpa membawa apapun, pun tidak berpakaian sama
sekali. Hidup pun begitu, kita sebenarnya tidak memiliki apapun, semua titipan,
yang nantinya akan diambil sama yang punya, pasti! Termasuk badan ini, tubuh
ini juga titipan, suatu saat akan diambil, entah kapan tapi pasti. Lalu
pertanyaannya, apa masih pantas kita sombong atas semua titipan ini? Apa masih
bisa kita serakah mengejar dunia dan menumpuknya? Yang harus kita khawatirkan itu pertanyaan
Alloh setelah mati, Bukan pertanyaan manusia mengenai apa apa yang kita punya semasa
kita hidup.
Dunia memang penting, tapi bukan
prioritas. Kita boleh boleh saja mencari sebanyak banyaknya harta, genggamlah
sebanyak yang kita bisa, tapi ingatlah, seperti kita menggenggam pasir, semakin
banyak kita menggenggamnya akan semakin banyak yang lepas dan jatuh dr
genggaman. Hidup kita tdk hanya didunia ini, ada kehidupan abadi yang menanti
kita setelah ini. Raihlah duniamu, jangan serakah! Ingatlah, prioritasmu bukan
itu. Mengutip pernyataan Felix “Bukan dunia yang kita kejar, namun keabadian surga.
Bersabarlah sebentar walau yg fana begitu menarik mata”. Keep Praying!

