Menyenangkan sekali mengingat masalalu saat masih duduk dibangku sMA, masa masa penuh warna, penuh kejadian tak terduga. Sekarang ini aku sedang senang mengenangnya.hihi
Aku tersambung lagi ke teman-teman waktu sMA. Bertukar kabar berita, bercerita tentang kemana saja selama ini, dan tentang saat ini. Ahh, menyenangkan sekali. Mengetahui banyak teman sMAku sudah menikah dan punya anak itu sesuatu yang,,, mmmmmhhhh bikin nano nano rasanya, seneng si, tapi sempet terbesit iri dihati, ko aku masih gini gini aja, haaaa. Belum juga menikah, apalagi punya anak. But, everything gona be okay. Aku dan mereka punya takdirnya masing-masing. So, pergi sana iri dihati, hihi.
Dan ada dia, pacar jaman SMA, jaman cinta monyet, haha. Kita chatingan, bertukar kabar berita, bercerita tentang apa saja dan kita masih bisa saling mengejek satu sama lain tanpa tersinggung malah jadi lucu, mengingat posisi kita sekarang, dia sudah menikah sudah punya anak, dan aku, insyaAlloh akan menikah insyaAlloh akan punya anak, haha. Dengan kondisiku sekarang, habis sudah aku diejekin sm dia smpe puas, sedang aku, aku ikut ketawa smpe puas laaaa, sepuas dia ngejekin aku, dan aku juga gak mau kalah ngejekin dia, haha. Kita ga ada bedanya dengan saat masih SMa. Bedanya kita tetap bahagia dengan jalan hidup masing-masing, tapi meskipun begitu kita masih tetap bisa berteman. Aku bisa berteman dengan istrinya, dia jg bs berteman dengan calon suamiku.And than, Suatu saat nanti jika memungkinkan kita punya rencana akan reunian, saat aku sudah menikah dan punya anak. Mungkin akan jadi reunian keluarga. Pasti seru.
Apapun yang sudah terjadi dibelakang sana, percayalah itu sudah tertinggal jauh dibelakang, kita takkan pernah mampu untuk kembali kesana dan mengulangnya, tidak akan bisa. Jadi sekarang, jalani saja yang ada, bahwa hidup tak perlu saling membenci tak perlu saling membatasi diri dengan tembok-tembok tinggi penuh keangkuhan, apalagi karna sesuatu yang sudah pergi dan berlalu dibelakang. Kita masih bisa jadi teman bahkan bisa jadi saudara seperti keluarga, saling menghargai tanpa lupa peran dan posisi kita. Aku akan membuka diri untuk semua itu, thanks pu.