"Sabar, Sabar......"
Semua orang biasanya bilang satu kata ini pada orang lain yang mengeluhkan sesuatu, menceritakan kesedihan, kekesalan, kagalauan kepadanya. Sabar. Iya kata ini, akupun sering mengatakannya, sering pula mendengarnya. Sabar. Bagi aku yang pernah mengatakannya dan pernah mendengarnya, kata ini seperti......mmmhhhh.... cuma sebuah kata tanpa mengerti esensi sebenarnya kata ini. Aku (mungkin) dengan entengnya bisa bilang "sabar" tanpa mengerti betul apa yang di"rasa"kan seseorang yang "curhat" padaku, tanpa mengerti betul posisi orang itu, tanpa tau persis perasaan orang itu. Kenapa? karna saat aku mendengarnya dari orang lain tentang kata ini, sabar, aku suka menggerutu sendiri "enak aja bilang sabar, tau ga si? tau ga si??????......" . Jadi,,,,, mungkin orang2 yang mendengar aku bilang kata "sabar" sama gondoknya seperti aku, haahahhaha.
Rasa2nya, sabar itu adalah hal yang mudah diucapkan tapi ga mudah untuk diaplikasikan. Itulah kenapa pahalanya besar, dan sungguh beruntung orang2 yang bersabar itu. Belajar dari pengalaman tadi, aku mengajak kamu, kamu dan kamu semua, ayo mari pahami esensi sebenarnya dari kata, sabar, ini. Mari belajar untuk benar2 berempati, benar2 tulus, bukan lagi "basa basi" dalam berucap "sabar" pada seseorang yang sedang mempertaruhkan hatinya untuk "curhat" pada kita. Dengan belajar menempatkan diri dalam berucap satu kata ini, sabar. Dengan terus berlatih, terus mengupayakan, semoga perlahan, kita, juga aku, akan mengerti esensi sebenarnya kata ini. Baiklah, akhiri cerita "gondok sendiri"nya yaaaa.
"Kesabaran itu ada batasnya,,,," biasanya kata ini diucapkan oleh orang yang (memang) tidak sabaran, dan (mungkin) belum mengerti kata sabar itu sendiri, belum paham betul. Baiklah, aku juga tak akan membantah terlalu panjang, karena kesabaran justru adalah hal yang tanpa batas, tanpa kontrak, tanpa jadwal, tanpa hingga, bahkan tanpa diucapkan. What?! Yeahhhh,,,,, mungkin belum banyak yang paham, termasuk aku. Itulah kenapa, kesabaran adalah sesuatu yang istimewa.
"Semoga aku sabar.......", "kenapa ini kenapa itu, tapi gapapa, sabar aja......"
Banyak orang menuliskan kata2 ini, seolah ia ingin menunjukkan bahwa " ini loh, aku penyabar!....", agar semua orang didunia ini tau "aku tuh, penyabar, baik hati dan suka ngalah....." (hahahaha, maksa bingit).
Lalu seperti apa si orang penyabar itu? aku si tidak tau persis, tapi yang pasti ..... Penyabar itu adalah orang yang benar2 sabar, bukan disabar2in, nahhhhhhhh looo,,,,,,, yang suka lebay bilang sabar, yang suka maksa buat sabar tidak akan otomatis jadi penyabar yaaaaa, jangan maksa deh, ehehe. Aku memang bukan penyabar, tapi dari tulisanku diatas, aku dan kita semua bisa belajar mengupayakannya ko.
Sabar, Kesabaran, dan Menjadi Penyabar, insyaAlloh itu adalah aku, itu adalah kamu, dan itu adalah kita semua. Sesuatu yang melekat pada diri kita tanpa perlu pemberitahuan, tanpa perlu diumumkan, tanpa dipaksa, tanpa memaksa, tanpa basa basi lagi, tapi memang sudah otomatis terpancarkan dari dalam diri kita, dari hati kita dan menjadi bagian dari diri kita. Aamiin......
Jumat, 29 Agustus 2014
Selasa, 05 Agustus 2014
Dan, sepi lagi......
Semua pesta pasti usai
Semua pertunjukkan pasti berakhir
Juga kali ini, kebersamaan lebaran telah selesai
Dan semua kembali seperti semula
Dan, sepi lagi........
Yang pada mudik sudah kembali lagi, yang liburan mulai kerja lagi, sudah sepi, tapi moment kebersamaan kemarin adalah potret2 kebahagiaan yang perlu disimpan, dan kembalinya semua orang pada rutinitas sebenarnya hanya perpisahan sementara untuk menghangatkan pertemuan berikutnya. Yang pada ikut arus balik, ati2 dijalan, semoga selamat sampai tujuan, kami semua akan merindukan kebersamaan dengan kalian.
Merindukan kalian telah mengalihkan perasaan merinduku pada seseorang yang entah dimana keberadaannya, aku tak begitu peduli karna kalian ada disini, tapi saat sepi begini,,,, rasa rindu itu buncah lagi, dan sialnya, aku belum bisa mengusir pergi rasa rindu itu.
Dan, sepi lagi.....
Semua pertunjukkan pasti berakhir
Juga kali ini, kebersamaan lebaran telah selesai
Dan semua kembali seperti semula
Dan, sepi lagi........
Yang pada mudik sudah kembali lagi, yang liburan mulai kerja lagi, sudah sepi, tapi moment kebersamaan kemarin adalah potret2 kebahagiaan yang perlu disimpan, dan kembalinya semua orang pada rutinitas sebenarnya hanya perpisahan sementara untuk menghangatkan pertemuan berikutnya. Yang pada ikut arus balik, ati2 dijalan, semoga selamat sampai tujuan, kami semua akan merindukan kebersamaan dengan kalian.
Merindukan kalian telah mengalihkan perasaan merinduku pada seseorang yang entah dimana keberadaannya, aku tak begitu peduli karna kalian ada disini, tapi saat sepi begini,,,, rasa rindu itu buncah lagi, dan sialnya, aku belum bisa mengusir pergi rasa rindu itu.
Dan, sepi lagi.....
Sabtu, 02 Agustus 2014
Lebaran Tahun ini.....
Selama sekian hari semua orang disibukkan oleh persiapan lebaran, dari baju lebaran, kue2 lebaran, kupat sayur khas lebaran, sampai nuker uang recehan buat "sawer", semua dipersiapkan, maksimal. Dan saat semua orang seperti "butuh" beli baju lebaran, aku malah buat sendiri, dan the first projectnya adalah aku buatkan baju untuk mbahku, hihi, kita samaan, meski ga bagus2 banget hasilnya karna masih amatiran, next, semoga bisa buat baju "seragaman" untuk anggota keluargaku, ahaha. Ini nih,,,,,
Bukan rahasia lagi kalau "biasanya", tahun2 lalu perayaan hari raya idul fitri itu beda satu hari, tapi lebaran tahun ini, kita merayakannya dihari yang sama, alhamdulillah yah.... Dan menyenangkan lagi, lebaran tahun ini, keluarga besar (ga besar banged si)mbahku dari almh ibuku, kumpul disatu waktu, ini jarang sekali terjadi, biasanya, lebaran2 sebelumnya, yang ini dateng yang itu belum dateng2, giliran yang itu dateng yang ini udah pergi dari tadi, yang lain kemana yang lainnya lagi disini, hihi, ketemunya terpisah-pisah gitu, tapi lebaran tahun ini, bener2 Spesial moment, lebaran tahun ini begitu menyenangkan. tadaaaaaaa,,,,,,,,
Daftar acara lebaran tahun ini dan tahun sebelumnya juga tahun2 berikutnya mungkin akan sama saja, seputar silaturahmi, maaf2an, salam2an, sungkeman, ke-orangtua, sesepuh, para mbah2, kakak-adik, sodara2, kerabat, tetangga, semuanya. Lebaran bikin hepi, yang tadinya ngambek2an jadi baikan, yang tadinya diem2an jadi becanda2an, yang jauh pada mendekat mudik, yang deket semakin lengket, yang krucil2 pada seneng dapet "saweran", yang bareng2 kemakam buat ziarah, rame2 makan kupat sayur, unjuk baju baru, ini baru itu baru, yang ini yang itu, banyak sekali, dan menyenangkan. Apapun itu, sing penting poto, haha.
Pertanyaan seputar kapan nikah, masih, selama aku belum nikah itu pertanyaan akan ada terus deh, hehe. Lebaran tahun2 lalu, menohok sekali rasanya ditanya "kapan nikah?", tapi lebaran tahun ini, sudah bisa lebih legowo menjawab pertanyaan "menyebalkan" itu, sudah saking kebalnya kali yahhh, dengan mantepnya kujawab "segera! Minta duitnya saja" hahahahahaha
Lebaran tahun ini, banyak hal menyenangkan, keluarga besarku jadi lebih hangat, kemaren dulu sudah hangat, sekarang hangat banged, maksudnya gitu. Satu sama lain terlihat menyenangkan, meski banyak sekali perbedaan yang masih saja ada, dalam banyak hal, tapi justru, perbedaan itulah yang membuat kita semua saling membutuhkan, saling melengkapi satu sama lain yang kemudian membentuk sebuah gambar indah banyak dimensi, gambar yang lebih hidup, menyenangkan. Jika semua sama, mungkin tak akan semenyenangkan ini, jadi,, biarkanlah berbeda, tak perlulah saling membedakan, tak perlulah dipemasalahkan.
Lebaran tahun ini, banyak laki2 "tak terduga" menanyakan kriteria pasangan yang aku inginkan, what??? Tuing2,,,, aku pernah trauma dengan masalah kriteria sebenarnya, menyakitkan sekali terdepak dari harapan besar hanya karena tak memenuhi kriteria "dadakan". Maka dari itu, aku berjanji takkan pernah menetapkan kriteria "muluk2", kriteria prinsipilnya, seiman, paham agama (islam tentunya), GA ngrokok, berpenghasilan (ga harus kerja di tempat yang "bergengsi", yang penting punya "skill" untuk menafkahi dengan tanggungjawab penuh). Mereka bilang kriteria itu simple, hmmmmmm,,, simple aja belum ketemu juga kan, apalagi "muluk2", haha. Tapi ada satu kriteria lagi yang kusembunyikan, yaitu, matanya, aku mencari sorot mata yang memancarkan ketulusan, keteduhan, kedamaian, dan kenyamanan dalam hati, yang kalo liat matanya aja, langsung "nyessssssss" sampai kedalam sini, langsung "klik" gembok hatiku kebuka, ahaha, itulah kenapa aku meminta mereka yang serius untuk dateng kerumah, aku ingin liat matanya, aku ingin liat caranya melihatku, melihat keluargaku, bukan apa2, ini tentang "menghabiskan sisa usia". Perhatian mungkin bisa pura2, tulisan dichating disms dll bisa tipu2, kata2 bisa dibuat2, tapi kenyamanan hati ga bisa dibohongi, kita sendiri yang tau itu. Begitulah, semoga secepatnya dapet jawaban terindah tentang "siapa jodohku?", aamiin.
Acara yang lebih seru lagi dilebaran tahun ini adalah, bapakku ulang tahun kemarin, tgl 1 agustus, seru2an bareng keluarga aja si, ngrayain ulang taun bapak ke 58, waduhhh,,,, angkanya ud banyak aja ya, make a wish bapakku ga lain ga bukan adalah aku segera menikah, aamiin aja, aamiinnnnnnn..... Wishnya bikin terharu, sungguh. Tapi acara tetep seru, walopun pagi2 buta pas bapak bangun subuh, tetep semangat aja nyanyi lagu ulang taun, tiup lilin, kasi kado, cipika cipiki, dan ga ketinggalan "sing penting poto", biar tetep eksis sambil ngantuk2, hahaha. We love u, bapak.....
Acara yang lebih seru lagi dilebaran tahun ini adalah, bapakku ulang tahun kemarin, tgl 1 agustus, seru2an bareng keluarga aja si, ngrayain ulang taun bapak ke 58, waduhhh,,,, angkanya ud banyak aja ya, make a wish bapakku ga lain ga bukan adalah aku segera menikah, aamiin aja, aamiinnnnnnn..... Wishnya bikin terharu, sungguh. Tapi acara tetep seru, walopun pagi2 buta pas bapak bangun subuh, tetep semangat aja nyanyi lagu ulang taun, tiup lilin, kasi kado, cipika cipiki, dan ga ketinggalan "sing penting poto", biar tetep eksis sambil ngantuk2, hahaha. We love u, bapak.....
Malemnya, lanjut makan bersama, ceritanya dinner gitu, dinner sederhanaan, hahaha dan lihat anggota keluargaku sedikit yah? Tapi don't worry, kita tetep hepi, dan tetep berdoa, moga Bunda disayang Alloh, dan ikut bahagia juga seperti kita bahagia hari ini, we love u, bunda......
Dan hari ini, kedatangan tamu dari jauh, masak2 lagi, capek lagi, tapi akan selalu menyenangkan, sepanjang menikmatinya dengan hati.
Lebaran tahun ini benar2 menyenangkan. Tuhan,,,,, terimakasih, terimakasih, terimakasih banyak2 atas semua ini...
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar Rahman:16)
Lebaran tahun ini indahnya full, menyenangkannya maksimal. Terimakasih Tuhan....
Meskipun telat,,,, aku tetap ucapkan kepada kalian semua......
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435H
Mohon maaf lahir dan batin yaaaa
Langganan:
Postingan (Atom)