Jalan didepan kita mungkin terlihat lurus, mulus, tanpa hambatan, tapi ketika melewatinya kita akan dihadapkan pada kenyataan yang sesungguhnya, kita akan menemukan jalan yang kadang sulit dilalui, mungkin berbatu, yang bisa menggelincirkan kita, mungkin berduri, yang bisa membuat kita menjadi pesakitan, menjadi berdarah2 terluka, atau mungkin juga itu jurang yang dalam yang kita harus jatuh dulu untuk tau apakah kita akan naik merangkak demi melanjutkan perjalanan atau tetap didalam jurang itu, terjebak. Itu pilihan. Dan juga, selalu ada kemungkinan untuk kita menemui jalan yang aman2 saja, lurus2 saja, menyenangkan, tapi tetaplah waspada, karna siapa tau jalan itu licin kemudian bisa membuat kita terpeleset. Jalan hidup kita tetap membentang didepan, mau atau tidak, kita tetap harus melangkahkan kaki memastikan bahwa hidup kita tetap berjalan, tapi tetep boleh berhenti ko, sejenak berhenti, hanya sejenak saja, sebentar, lalu lanjutkan lagi perjalanan.
Hidup
itu seperti itu, kadang tak bisa ditebak, jalan didepan kita selalu menjadi
rahasia yang harus kita singkap terus menerus, tidak peduli badai menghadang,
hujan menerpa. Pun saat melewati jalan bebatu yang seringkali membuat oleng, kita selalu tau kemana harus berpegangan,
dan ketika melewati jalan yang penuh duri, menangislah jika kesakitan, tak apa,
itu membuat kita lebih kuat lagi. Hal paling parah adalah ketika kita melangkah
kemudian jatuh kejurang, kedalamannya bisa bervariasi, tapi kita selalu bisa
memilih untuk merangkak naik dan melanjutkan perjalanan demi melihat pelangi
yang disiapkan Alloh untuk kita. Dan hal paling menyenangkan adalah saat kita
di zona nyaman menyenangkan, yang seringkali membuat kita lalai terlena dalam
kesenangan, dan tak siap jika tiba2 jatuh kejurang, itulah kenapa kita harus selalu
waspada. Aku seringkali menganalogikan kehidupanku seperti itu, bukankah untuk
melihat pelangi kita harus merasakan hujannya dulu, begitulah hidup. Selama
kita percaya bahwa Alloh sudah menyiapkan pelangi indah didepan sana, kita
harus tetap optimis untuk terus berjalan menuju kesana demi melihat pelangi
indah itu. Alloh itu maha baik, rencana Alloh itu selalu indah meskipun
jalannya kadang tak seindah yang dibayangkan, Alloh hanya menguji kita,
seberapa hebat kita percaya bahwa hanya Dia tempat kita minta tolong, tempat kita
menggantungkan segala urusan. Baca
ini :
"Apakah manusia itu mengira, bahwa mereka dibiarkan (saja)
mengatakan, "kami telah beriman", sedang mereka tidak
diuji?" (QS. Al-Ankabut:2)
Selalulah
ingat, bahwa Alloh tidak akan mengijinkan sesuatu terjadi tanpa alasan, apapun
yang Alloh ijinkan terjadi adalah kebaikan, dan apapun yang ditetapkan Alloh
untuk kita adalah yang terbaik, selama kita mau berprasangka baik padaNya.
Kemudian lihatlah, pelangi indah itu untuk kita, untuk aku :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar